Dilarang Memakan High Heels Di Trimester Pertama Kehamilan
Life style atau gaya hidup,
dimana hal ini banyak menuntut para wanita untuk selalu update mengenai sesuatu
yang disukainya, agar tidak ketinggalan model dan info terbaru. Salah satu life style yang kini sedang banyak
digandrungi oleh kaum hawa adalah, sepatu highheels (sepatu berhak tinggi).
Banyak
yang mengatakan, dengan memakai sepatu model tersebut, dapat menambah
kepercayaan diri terutama pada wanita yang mempunyai permasalahan dengan tinggi
badan. Selain itu, pemakaian high heels
kini sudah menjadi tuntutan hidup seorang wanita. Banyak perusahaan yang
mewajibkan karyawannya untuk memakai sepatu dengan model seperti itu karena
berbagai alasan. Salah satu alasannya adalah, untuk menjadi daya tarik
tersendiri supaya customers lebih memilih jasa atau produk mereka.
Namun
yang sangat disayangkan, gaya hidup yang seperti itu tidak hanya pada profesi
tertentu saja, tetapi hampir seluruh wanita dari berbagai kalangan sangat
menyukai untuk memakai sepatu high heels.
Dan yang lebih parahnya lagi, mereka masih memakai sepatu tersebut meskipun
sedang hamil di trimester pertama kehamilan.
Bahaya High Heels Di Trimester Pertama Kehamilan
Mungkin
karena pesonanya, banyak wanita yang sedang hamil tidak menyadari akibat
pemakaian high heels. Padahal, itu
bisa menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan baik si ibu maupun janin yang
dikandungnya. Berikut adalah bahaya pemakaian high heels pada wanita hamil :
·
Sakit Punggung
Pada awal kehamilan, biasanya para wanita
mengalami sakit punggung. Ini memang merupakan tanda-tanda di minggu pertama
kehamilan. Namun, jangan menambahi rasa sakit punggung itu dengan memakai high heels. Karena rasa nyeri ini dapat
berkomplikasi sampai ke telapak kaki.
·
Munculnya varises
Saat ibu hamil memakai sepatu high heels, kaki akan menopang tubuh
lebih berat daripada biasanya, dikarenakan kehamilannya tersebut. Otomatis,
pada saat pemakaian sepatu tersebut, kondisi kaki dalam keadaan jinjit, sehingga
menyebabkan otot-otot pada bagian tumit belakang serta betis menjadi menegang.
Akhirnya, pembuluh darah menjadi tertekan, inilah yang kemudian memicu
munculnya varises.
Sangat berbahaya bukan, hanya dengan memakai high heels anda harus sampai kehilangan
janin yang anda kandung. Ini disebabkan karena, pemakaian high heels bisa membuat seseorang kehilangan keseimbangan ketika
berjalan. Ketika seseorang kehilangan keseimbangan, tubuh tidak bisa mengontrol
saat pergerakan, akibatnya bisa menyebabkan si ibu hamil yang memakai sepatu
tersebut jatuh. Dan itu sangat beresiko sekali si ibu mengalami keguguran,
karena benturan tubuhnya yang cukup keras di atas tanah.
Selain
diatas tadi, masih banyak kok bahayanya menggunakan high heels ketika hamil.
So, hindari ya buat ibu-ibu sekalian untuk memakai high heels terutama ketika hamil, dijamin banyak kerugiannya
daripada manfaatnya.
ConversionConversion EmoticonEmoticon